Tampilkan postingan dengan label catur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catur. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 September 2019

Persaingan Makin Ketat Agus Rajab Raih Mendali Emas Home Tournamen VIII Pion Baja






Sampai home turnamen ke VIII  peraih mendali emas  Pion Baja masih di pegang Parlin Manurung dengan 3 mendali emasnya.Sementara Agus Rajab yang sukses meraih juara 1 di HT ke VIII semalam ( 14 September 2019) bertambah menjadi 2 mendali emas.Bung Yundi juara 2 bertambah mendalinya 1 perak dan 1 perunggu.Sedangkan David Gomes sebagai juara 3 mendalinya menjadi 1 emas satu perunggu.

Untuk sementara baik perolehan mendali maupun nilai kumulatif masih di pegang Parlin.Seperti kita ketahui semua pecatur ikut HT  dapat nilai sesuai rangking yang di dapat.Semalam Parlin Manurung tidak masuk 3 besar,pecatur lainnya siap menggusur kalau tidak hati-hati di 2 HT berikutnya seri 9 dan 10.Tapi persaingan ini makin menarik karena kemungkinan penentuan juara baru di ketahui sampai HT seri terakhir (10).Ibarat sepak bola liga 1 shopee kurang enak rasanya sebelum liga berakhir udah tahu juaranya.Pastinya pertandingan sisa kurang greget dan kurang menarik di tonton lagi.

Berbicara Home Turnamen (HT),Klub Pion Baja sudah lama mengadakannya.Jadi program yang paling di minati anggotanya,buktinya setiap di adakan anggota aktif keikut sertaanya sekitar 80 %.Biasanya yang absen karena ada keperluan keluarga atau masalah pekerjaan.

Tiap tahun formatnya selalu di perbarui begitu juga hadiah,mendali dan piala di akhir seri HT.Semua ini untuk memberi semangat dan kemajuan klub Pion Baja.Selain kepudilian ketua, pengurus tentunya ada sosok yang paling berperan memajukan klub dengan berbagai inovasinya.

Sebut saja Bung Yundi,selain sering menambah uang hadiah juga punya insiatif membuat mendali tiap Home Turnamen.Biarpun bukan asli setidaknya ada kebanggaan sendiri bagi yang juara 1-2-3 tak peduli hanya level klub  tapi prestasi sekecil apapun harus diaprisiasi.



Agus Rajab juara 1 HT VIII



Yundi Dwiguna juara 2 HT VIII

Dan untuk seri terakhir Home Tournamen (HT 10),apakah seperti tahun 2018 di mainkan diluar Tour HT sekalian rekreasi...? Sepertinya belum adanya wacananya ke arah situ.Tapi mungkin kalau udah mendekati acara dan ada Anggota Klub jadi sponsor bisa saja keluar daerah.Seperti kita tahui babak final Home Tournamen tahun 2018 puncak acaranya di kota Subang di rumah salah satu anggota klub.Peserta tour bukan saja yang ikut final HT tapi saja baik anggota,keluarga maupun simpatisan.Kalaupun di kenakan biaya hanya untuk transpotasi karena menginap dan konsumsi udah di tanggung.

Pada tahun 2018 yang mendapat juara adalah:Parlin Manurung,2 Agus Rajab, dan 3 Deni Prianto.Dan ada kemungkin nama-nama diatas akan kembali rebut juara karena untuk sementara sampai seri ke VIII HT 2019  nama di atas masih masuk 5 besar.Untuk peserta lainnya jangan patah semangat siapa tahu di 2 seri 9-10 bisa raih juara 1-2-3 ada kemungkinan bisa ambil alih.Biarpun olah raga catur lebih mengedapankan kecerdasan,ketelitian,dan pengalaman fator lain masih berperan seperti blunder.

Semoga saja dengan sering berlatih seperti ngeround,home turnamen,ikut tournamen maupun analisa problem catur juga mengundang master catur untuk membagi ilmunya anggota klub Pion Baja makin eksis dan disegani biarpun hanya kota Depok saja.

Salam Pion Baja....3X (Gens Una Sumus).



David Gomes juara 3 HT VIII



Suasana pertandingan HT VIII semalam


Selasa, 28 Mei 2019

PARLIN HATTRICK TURNAMEN PION BAJA CHESS CLUB.






Parlin Hattrick Turnamen Pion Baja Chess Club.






Dalam dunia sepak bola atau olah raga lainnya sering kita mendengar kata "HATTRICK",yang mempunyai pengertian seorang pemain mencetak 3 gol dalam satu pertandingan ( sepak bola),atau 3 kali juara secara berurutan.Seperti Real Madrid yang Hattrick sebagai juara Champion secara berurutan ( 2015-2016, 2016-2017,2017-2018).

Dalam skala lebih kecil,setingkat klub ada teman Pion Baja bisa di bilang menciptakan "HATTRICK",dan sepertinya ini baru pertama kalinya.Bolehlah pencapian Bung Parlin mendapat aprisiasi biarpun sekelas klub catur di kota Depok.

Seperti kita ketahui tiap bulan klub Pion Baja ada agenda turnamen intern"Home Turnamen".Dan di tambah mengisi kegiatan bulan Ramadhan ada Pion Baja Cup.Nah di ajang inilah Bang Parlin bisa merebut juara secara berurutan.

Raihan juara pertama waktu "Home Tournamen " seri ke 3 yang di adakan pada tanggal 26 April 2019.Kemudian di susul juara dalam ajang "Ramadhan Cup " pada tanggal 18-Mei'2019.Dan paling baru malam minggu 25 Mei 2019 di seri ke 4"Home Tournamen " Pion Baja.

Selain mendapat mendali emas(simbolik),di "Home Tournamen", juara "Ramadhan Cup", uang hadiah cukuplah buat sekedar buat beli baju lebaran.Tapi bikin soal itu,kebangaan sebagai juara biarpun hanya level klub pasti di rasakan Bung Parlin.

Untuk "Home Tournamen",seri ke 4 yang di adakam Malam Minggu kemaren(25-5-2019) jumlah pecatur yang ikut bertanding ada 22 orang memainkan 6 babak/15 menitan ( G'15).Karena masih dalam bulan Ramadhan pertandingan di mulai agak malam menunggu selesai sholat Tarawih.


Untuk urutan 10 besarnya adalah sebagai berikut :

1.PARLIN
2.DOLI
3.YUNDI
4.AGUS
5.AAM
6.OYON
7.EBIT
8.BOBI
9.DAVID
10.BUDI



DARI HOBI MENJADI PROFESI

Mempunyai hobi dalam bidang apapun kalau  kalau di tekuni selain mendapat kepuasan batin bisa menghasilkan uang.Seperti pengalamaan Bang Parlin sebagai keturunan suku Batak Catur dan Seni (musik),tak terpisahkan.Sejak kecil hobi melihat orang tuanya yang sering main catur.Biarpun belajar secara otodidak untuk ukuran level klub di kota Depok Lumayanlah.

Setidaknya di kecamatan Sukmajaya tiap ada gelaran PORKOD (Pekan Olah Raga Kota Depok),selalu mewakili olah raga catur bersama teman klubnya Pion Baja.Dan menurut catatan sudah 4 kali ikut walaupun belum pernah menyumbang mendali emas.Setidaknya menambah jam terbang dan pengalaman.

Dari kemampuan bermain caturnya ternyata membuka jalan untuk mendapatkan penghasilan seagai "Guru Catur",di sebuah SD di bilagan Jakarta Timur.Pekerjaan ini cukup lama di tekuni hampir 8 tahunan.Sekarang bahkan bertamah satu lagi di SD di Kota Depok ( jalan 3 tahunan.).

Pada mulanya banyak yang meragukan karena kemampuan caturnya di ragukan,biasanya pengajar setidaknya bergelar Maser Nasional.Tapi jangan lupa Morinho pelatih sepak bola top pernah menangani klub besar sekelas Real Madrid,Chelse,MU padahal jejaknya belum pernah sebagai pemain nasional Portugal.

Pengajaran Catur yang di lakukan juga sebatas dasar-dasar bermain.Paling utama muridnya senang dulu bermain ,nantinya kalau ada yang berbakat menyarankan pihak sekolah/orang tua ikut kursus catur sebenarnya.Kebetulan Bang Parlin punya sifat sabar dan cocok menjadi guru bagi anak-anak SD.

Ternyata bukan hanya catur saja,ada hobi lainnya bermain musik (Piano dan.gitar).Untuk piano bahkan ikut kursus di kota Depok.Dari kemampuan bermain Piano berapa kali punya murid les.Tapi untuk tahun ini lagi kosong kesibukan selain aktif kegiatan gereja,mengajar catur,berkumpul teman klub Pion Baja menyalurkan hobinya.

Rupanya Bang Parlin termasuk tipe pemuda yang tidak neko-neko.Masih sering naik sepeda dari rumahnya baik pergi ke Gereja maupun ke markas pion baja.Sayang ada satu yang kurang "Status Jomblonya",masih tetap bertahan sampai skarang.Sering teman sesama klub mengeledek."Sering juara sih boleh....tapi yang ini  gue menang udah punya anak-istri", sebagian besar sudah berkeluarga.

Dan kalau di ledek begini Bang Parlin biasanya hanya bisa senyum kecut....(jangan sambil gling-guling nanti benjol).Tapi mungkin belum ketemu jodohnya...siapa tahun ini datang....atau tahun depannya.Padahal kalau di lihat tampilannya cukup oke....!!!.

Ada satu lagi kegiatannya dan sering mengajak saya "Jadi Supir Tembak Angkot", biar ada teman ngobrol katanya.Tapi beda sama lainnya bukanya dapat dut tapi nombok...lho kok bisa....?Ternyata tujuan jadi supir tembak buat ngelancarin nyupirnya,bukan semata nyari uang.

Salam Gens Una Sumus Bang Parin dari teman lama ....(Malioboro waktu sore)..


Senin, 06 Mei 2019

PAK YUNDI PBCC TERIMA KASIH







Kaos Oranye Pak Yundi



Mendali home turnamen PBCC

       

Untuk membuat sebuah klub olah raga ( dalam hal ini Catur ),apa mungkin bisa berjalan kalau cuma mengandal iuran anggota saja.Pertanyaan itu relatif jawabannya.Seperti pengalaman klub Catur Pion Baja salah satu yang ada di kota Depok ini.Biarpun tiap anggota harus bayar 25.000 dan tiap bulan ada iuran 10.000,tanpa adanya sosok satu ini jalannya klub cukup kesulitan.

Biarpun kita tahu peralatan catur satu set (papan,buah,jam) bisa di pakai lama tapi setidaknya butuh biaya sekitar 800- 1.000.000 rupiah.Padahal tidak semua anggota mempunyai,kalaupun  ada hanya caturnya saja.Mengandalkan yang di miliki klub,kalau sekedar untuk main latihan atau ngerond masih bisalah.

Masalahnya muncul tiap mengikuti Turnamen atau Home turnamen.Seperti kita ketahui syarat peserta ikut pertandingan harus mempunyai 1 catur komplit.Nantinya saat pertandingan memegang buah putih mutlak di perlukan.Mungkin bisa bergantian sama teman anggota atau sewa tapi kurang praktis.

Untunglah salah satu anggota klub Pion Baja Pak Yundi bisa diandalkan.Sosok bertubuh subur ini memang hobi catur yang sebenarnya.Bukan saja kemampuan main caturnya,juga nilai lebihnya mempunyai perlengkapan catur cukup banyak.Kalau tak salah setidaknya ada 7 set catur komplit sering di pakai untuk Turnamen juga Home turnamen internal PBCC.

Makanya tiap ada pertandingan selalu di jagakan kehadirannya.Bukan itu saja untuk urusan pairing pertandingan Home Turnamen selain perlengkapan catur,tenaga bahkan laptop di sediakan.Maka sangat wajarlah Pak Yundi berkah teman-teman anggota PBCC lainnya.

Di pengurusan PBCC sendiri di beri tugas masalah keungan sebagai bendahara klub.Padahal kita tahu punya kesibukan sendiri sebagai kontraktor.Tapi harus di akui hobi caturnya tidak bisa di ragukan lagi.Kalau ada waktu luang masih sempat saja mengikuti berbagai turnamen,datang ke markas PBCC,ikut ngerond,Home Turnamen.Malah sering menambah tambahan hadiah saat ngerond biar yang bertanding tambah semangat.

Ada banyak terobosan untuk memajukan PBCC.Seperti membuat kartu anggota,membuat piala untuk juara Home Turnamen final dan adanya mendali tiap diakan Home Turnamen untuk juara 1-3..Selain merangsang untuk ikut bertanding tentunya jadi nilai lebih di banding klub lainnya.

Maka tak mengherankan belakangan ini ada saja anggota baru bergabung  PBCC.Padahal kalau soal prestasi klub lain di Depok mungkin ada yang lebih baik.Tapi soal kegiatan intern rasanya bisa di banggakan.Hubungan anggota  cukup harmonis,bukan  catur saja tapi masalah sosial lainnya.

Tapi memang kelangsungan klub PBCC bukan hanya jasa seorang saja.Masaih ada sosok lain ikut berpartasipasi memajukan dan tentunya semua anggota klub .Tanpa dukungan anggota saya yakin percuma saja fasilitas lengkap tapi tanpa ada rasa memiliki dan tanggung jawab.

Semoga kedepannya PBCC tambah solid,anggota klub punya semangat "Gens Una Sumus".Dan ada Pak  Yundi, Pak Yundi lainya....Semoga....!!?.

Kamis, 02 Mei 2019

Hobi Catur Di DEPOK Kemana Tempat Untuk Bermain



Home turnamen Pion Baja



(Pionbaja,catur).

Bagi yang hobi catur di Kota Depok mungkin sudah punya kumunitas atau klub untuk tempat bermain.Seingat penulis setiap ada pertandingan di gelar di Depok beberapa pemain sering mencantum asal klubnya.
Kalau di catat ada beberapa nama yang sering muncul seperti :

1.Benteng Pesona Tapos
2.Pion Baja
3.Pion 8
4.BRM
5.Blunder
6.Nusantara

Sepengetahuan saya hanya itu klub yang sering mengikuti pertandingan mungkin masih ada lagi belum tercatat,ada klub baru atau bahkan kurang aktif lagi.

Sebagian anggota klub selain sering ketemu dalam pertandingan,sekarang membentuk paguyuban dengan nama DCC ( Depok Chess Cumunity),bertujuan memajukan pecatur di kota Depok dengan menggelar turnamen rutin secara bergantian.

Nah bagi pecatur yang masih belum bergabung atau punya tempat bisa ikut salah satunya.Untuk pertama mungkin ikut main saja,kalau tertarik dan cocok bisa ikut anggota.Soal persaratan masing-masing punya aturan sendiri.

Saya sendiri biarpun hanya anggota pasif ikut bergabung dengan klub Pion Baja Chess Club( PBCC).Saat ini jumlah anggotanya sekitar 60 orang dan separonya adalah pemain aktif.Dalam artian sering bermain,berlatih,ikut Home Turnanen dan turnamen di sekitar Jabodetabek.

Klub catur Pion Baja sendiri boleh di bilang salah satu pelopor  di kota Depok.Menurut teman-teman lama sebelum semarak main catur pakai jam mereka sering berkumpul untuk bermain.Markasnya juga beberapa kali pindah dan pernah mengalami vakum selain kesibukan anggota juga dana.

Untuk ketuanya saat ini di pegang Mathes ( Hendrik ),di bantu pengurus yang punya pengalaman baik organisasi maupun soal percaturan.Di bawah kepemimpinya lumayan banyak kemajuan yang telah di capai.Selain prestasi (walaupun masif level Depok),juga perlengkapan catur,kaos seragam dan agenda rutin Home Turnamen.

Untuk bisa bergabung tentunya harus hobi main catur ( tidak perlu jago),karena banyak juga main catur sekedar rekreasi bukan mencari prestasi.Bayar uang anggota sekitar 25.000 dan iuran bulanan 10.000;.Nantinya akan mendapat kartu anggota dan berhak mengikuti semua kegiatan Klub Pion Baja ( Home Turnamen).Sementara seragam klub kalau stok masih ada bisa didapat dengan mengganti harga produksinya.

Anggota Pion Baja sendiri punya latar belakang berbeda.Mulai dari pegawai negri,swasta,wiraswasta,supir angkot,online sampai pensiunan.Makanya mulai pagi ( jam 10),sudah ada yang main catur.Biasanya supir atau online sedang istirahat ngopi sambil iseng main.Tapi jam ramainya  jelang sore sampai 11 malam.

Nah bagi warga Depok khususnya hobi catur ingin bergabung dengan komunitas/klub silahkan pilih mana yang cocok.Pertimbangannya boleh saja alasan dekat rumah,klubnya banyak prestasi,sarananya lengkap,banyak kegiatannya,punya teman di klub bersangkutan.

Dari pada kita main catur lawan terbatas,bergabung ke klub adalah pilihan paling tepat.Nantinya akan tambah teman,kemampuan meningkat,bisa menyalurkan hobi sambil rekreasi.



GENS UNA SUMUS.

Minggu, 28 April 2019

Parlin Raih Mendali Emas Home Turnamen Seri ke III PION BAJA CHESS CLUB.


Parlin juara Home Turnamen seri III



DENI Juara II Home Turnamen seri III



Bulan April ini Kembali Klub Catur Pion Baja ( PBCC ),mengadakan Home Turnamen.Biasanya di adakan minggu pertama,tapi  sesuatu hal(adanya pemilu) baru  di mainkan pada malam Sabtu pada tangggal 26 April 2019, hari minggunya ada turnamanen Non Master di kota Depok sebagian anggota pion baja ikut bertanding.Anggap saja sebagai pemananasan sebelum bertanding di turnamen BRM.

Ternyata hujan sepanjang siang sampai malam membuat yang ikut tidak banyak seperti biasanya.Tapi karena sudah di rencanakan dan di umumkan lewat grup WA klub,acara Home turnamen tetap berjalan.Kalau di undur lagi nantinya jadwal Home Turnamen bisa tidak berjalan sesuai rencana tiap bulan.

Untuk mempersingkat waktu tidak  ada kata sambutan dari ketua atau pengurus lainnya.Walaupun pertandingan baru dimulai jam 10 malam,Home Turnamen berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Jumlah peserta ada 15 orang,supaya persaingan lebih berbobot hanya memperebutkan 7 besar yang memperoleh hadiah.

Untuk 3 besarnya seperti Home Turnamen sebelumnya tetap mempetoleh hadiah uang juga mendali.Tapi  nilai poin tetap di ambil yang masuk sepuluh besar nantinya di alkumulasi sampai seri ke 10 siapa berhak menjadi juara Home Turnamen PBCC untuk tahun 2019.

Walaupun udara malam yang dingin karena kota Depok habis di guyur hujan,anggota pion baja bertanding tetap semangat.Bermain 5 babak dengan waktu 15 menit sekitar jam 1 malam Home Turnamen selesai juga.Dari 15 peserta ada anggota Pion Baja yang meraih poin Sempurna 5 (menang terus).

Hasil dari Home Turnamen Pion Baja seri ke III :

   1.PARLIN.               5
  
   2.DENI.                    4

   3.EBIT                      4

   4.YUNDI                  3

   5.DAVID                  3

   6.OYON                   3

   7.FARHAN.             3.






Ebiet juara 3 Home Turnanen seri III













Senin, 18 Maret 2019

HUT NEO PION BAJA KE III ADAKAN "HOME TURNAMEN PLUS"



Pion baja (Depok).Pada tanggal 11 Maret 2019 sebenarnya hari jadi Neo Pion Baja ke 3.Berhubung sebelumnya banyak kegiatan DCC ( Depok Chess Community),melibatkan Anggota Pion Baja,maka acara Ulang Tahun di undur menjadi malam Minggu tanggal 16 maret.Untuk menghemat biaya dan tenaga acara ulang tahun  di gabung dengan pertandingan HOME TURNAMEN.



Perayaan  cukup sederhana  makan bersama  nasi tumpeng paling utama  bisa silaturahmi sesama anggota biar semakin dekat rasa persaudaraan.Biarpun begitu yang datang lumayan banyak selain anggota juga mengundang  teman-teman  komunitas catur lain di kota Depok.Dan acara paling di tunggu  tentunya" Home Turnamen" seri ke 2.



Khusus malam ini dalam menyambut 3 tahun Neo Pion Baja peserta tidak hanya intern tapi melibatkan  pecatur tamu "HOME TURNAMEN PLUS". Selain ikut meriahkan acara biar pertandingan lebih seru.Tapi khusus anggota Pion Baja tetap ada penilaian sendiri.Karena rencananya seri Home Turnamen 2019 akan memainkan 10 kali.Nanti setelah dialkumulasi nilainya yang tertinggi berhak menjadi juaranya.


Mengingat markas Pion Baja di Jalan Proklamasi relatif kecil,begitu juga antisipasi hujan menyewa tenda.Selain bikin tumpeng sebagai simbolis memotong kue ulang tahun.Semoga kedepannya klub Pion Baja semakin maju,dan bisa menjadi pionir catur di kota Depok.



Home Turnamen kali ini lebih istimewa dari biasanya.Selain hadiah uang,mendali,ada voucer garatis minum,makan,juga dororize.Mengingat anggota klub belum semua punya perlengkapan catur,sengaja hadiah doorprize berupa catur komplit(papan-buah,kantong,buku catur).



Di usia Neo Pion Baja yang ke 3 tentunya mengharapkan klub semakin solid dan adanya Home Turnamen bisa menjadi ajang latihan teman-teman supaya makin terasah kemampuannya.Karena dengan seringnya bertanding menambah jam terbang dan pengalaman.




Master depok ikut hadir HUT 3 Pion Baja



Ketua klub catur Depok ikut partisipasi


Sementara hasil Home Turnamen Plus yang dinikuti sekitar 40 peserta rupanya juara 1 dan 2 di rebut peserta undangan.Selain dapat mendali juga uang hadiah hiburan.Urutan 3 besarnya :

   1.Maman.
   2.Jamal.
   3.Deni.

Biarpun Deni hanya meraih juara ke 3 untuk rangking Pion Baja dia jadi juaranya.Urutan 5 besarnya :

   1.Deni
   2.Bobi
   3.Eko
   4.Lili
   5.Farhan.

Bagi yang tidak mendapat juara masih beruntung ada hadiah hiburan  mulai Voucer gratis minum,jajan,buku catur dan satu set catur komplit yang lumayan banyak jumlahnya.


Maman juara 1 home turnamen PBCC



Jamal juara 2Vhome turnamen PBCC



Deni  juara 3 home turnamen PBCC



Senin, 11 Maret 2019

Pecatur Benteng Tapos Raih Juara Catur Beregu Dan Perorangan Liga DCC Seri 1.

DCC ( Depok Chess Community), sebagai wadah pecatur yang ada di Kota Depok menggelar Liga DCC untuk pertama kalinya 9-10 Maret 2019.Untuk idisi pertama ada 2 katagori  Catur beregu dan perorangan.Dengan di adakan turnamen catur khusus warga Depok ini,diharapkan bisa di pantau pecatur-pecatur yang potensial.


Untuk menambah pertandingan lebih berbobot,tiap regu boleh mendaftar pecatur yang bergelar master,dengan  catatan harus warga Depok. Untuk liga DCC pertama sepertinya target peserta yang di harapkan belum maksimal.Tapi bisa di maklumi ini langkah awal dan waktu mepet masih kurangnya publikasi  belum semuanya ikut berpartisipasi.


Bertempat Di Cilodong Depok untuk catur beregu yang di mainkan 5 babak di ikuti 8 regu.Akhirnya Benteng Tapos klub yang cukup disegani di kota Depok keluar sebagai juara pertama. Selain mendapat hadiah uang,piala,juga ada mendalinya sebagai simbol kebanggan.


Sementara untuk pertandingan catur perorangan yang di mainkan hari ke 2 Minggu 10 Maret 2019 jumlah pesertanya 52 orang.Cukup sedikit mengingat pecatur kota Depok lebih seratusan yang aktif dan sering mengikuti pertandingan.Tapi sebagai gelaran awal DCC patut diapriasi setidaknya ada kegiatan yang bisa meningkatkan prestasi pecatur kota Depok.Nantinya DCC rencananya rutin menggelar liga secara berkesinambungan.


Bermain 6 babak  pecatur Benteng Tapos lagi-lagi meraih juara pertamanya.Dengan dua piala catur beregu dan perorangan membuktikan klub ini paling kuat di kota Depok.Selain sering menjuarai turnamen,harus di akui sebagain pemainnya memang sudah punya nama.




Liga catur DCC seri 1



Liga catur DCC seri 1


Liga catur DCC seri 1


Liga catur DCC seri 1


Liga catur DCC seri 1


Hasil turnamen Liga DCC seri 1 :

BEREGU

1.BENTENG TAPOS.

2.BENTENG PESONA KAHURIPAN

3.PION BAJA A

PERORANGAN

1.AGUS SBY (Benteng Tapos)
2.YUNDI (Pion Baja)
3.MAMAN (BRM)
4.AGUSTINA (Pion Baja)
5.MARUNTUNG (Benteng Tapos
6.EKO SISWANTO (Pion Baja)
7.GARY (Benteng Tapos)
8.AGUS RAJAB (Pion Baja)
9.TARYONO (Pion Baja)
10.TEDY RAHMAT (Benteng Tapos).

Semoga dengan adanya DCC catur di kota Depok bisa lebih maju karena ada wadahnya.Menurut informasi tiap 3 bulan sekali akan di adakan liga catur seri berikutnya.Dengan seringnya pertandingan di harapkan para pecatur Depok semakin terasah kemampuanya.

Gens Una Sumus


Neo Pion Baja "Selamat Ulang Tahun".

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat.Pada  tanggal 11 Maret 2019 Pion Baja Chess Club akan merayakan hari jadinya  yang ketiga.Masih ingat penulis ketika  ikut menyaksikan deklerasinya di Puncak "Villa Kembar", tiga tahun yang lalu.Waktu itu rombongan pion baja sedang mengadakan Home Turnamen kawasan Wisata Puncak sekalian rekreasi bersama.Keadaan klub  sedang mati suri untuk itu ingin dihidupkan lagi  membentuk  Neo Pion Baja baru  harapannya bisa lebih baik dan berprestasi.

Dan menginjak tahun ke tiga  tampak kemajuan cukup signifikan.Sekarang biarpun masih menempati markas lama boleh di bilang sangat sederhana tapi patut kita banggakan.Selain sudah tersivikasi di PERCASI DEPOK,kegiatan  sehari-hari  di jalan proklamasi ujung depok timur selalu ramai.

Kemajuan apa  telah di lakukan...?

1. Perlengkapan Catur

Untuk sebuah klub catur tentunya harus punya  perlengkapan  (meja,papan,buah,jam), sebagai modal utama.Untunglah biarpun belum di katakan komplit tapi cukuplah .Kalau ingin mengadakan Home Turnamen,ngeround,ikut turnamen tidak pusing lagi.

2.Jumlah Anggota

Sebuah klub olah raga mengalami kemajuan indikatornya jumlah anggotanya semakin bertambah.Biasanya orang tertarik bergabung karena prestasinya,sarananya complit,suasana klubnya atau gabungan ketiganya.Dan Pion Baja mungkin mendekati kriteria di atas untuk sebuah klub catur di kota Depok.

3.Kegiatannya

Boleh di katakan program unggulan klub Pion Baja adanya "Home Turnamen",rutin di adakan tiap bulan. Dan selama ini bisa di katakan berjalan lancar.Kalaupun ada kekurangan seperti tidak  tepat jadwal harap di maklumi.Dan untungnya banyak anggota mendukung seperti menambah uang hadiah,membuat medali,adanya piala juara di akhir "Home Turnamen".

4.Seragam Identitas.

Siapa sih tidak senang memakai seragam identitas.Layaknya sepak bola para pendukung merasa bangga kalau memakai seragam Timnas atau klub yang di belanya.Begitu juga klub Pion Baja selama 3 tahun bahkan sudah  tiga kali ganti seragam.Pertama kali warna oranye,kedua hitam dan terakhir warna hijau lengan panjang.

5.Gens Una Sumus

Untuk membentuk sebuah klub catur bisa berjalan dan tahan banting, selain kesamaan hobi,finansial,paling utama adanya rasa persaudaraan.Seperti motto "Gens Una Sumus",yang mempunya arti kita adalah satu saudara.

Kita juga tahu anggota Pion Baja punya latar belakang berbeda.Tapi selama ini tidak menjadi kendala untuk selalu kompak.Dan bersukurlah kita punya ketua cukup tegas dan penyabar.Di bantu pengurus punya pengalaman,dukungan seluruh anggota Pion Baja yang tanggal 11 Maret 2019  merayakan hari ke 3 semakin solid.

Sayang penulis sekarang sudah tinggal jauh,pulang kampung di BANTUL,tapi masih terasa rasa persaudaraan di Pion Baja.Walaupun dulu hanya bisa nonton merasa main caturnya hanya klas ayam...(potong lagi ),tapi sering ikut kalau anggota klub mengikuti turnamen di berbagai tempat.

Dan terakhir saya ucapkan
"SELAMAT ULANG TAHUN PION BAJA CHESS CLUB",semoga tambah maju,solid,dan berprestasi.

Gens Una Sumus.


Logo klub Pion Baja Chess Klub

Rabu, 06 Maret 2019

Depok Chess Community (DCC)Ingin Memajukan Olah Raga Catur Di Kota Depok

Masih ingat penulis ketika PBCC (Pion Baja Chess Club),mengadakan turnamen catur Non Master dalam rangka memperingati hari kemerdekaan   pada tahun 2017.Pada spanduk  tertampang tertampang tulisan dengan cetak tebal: CATUR SEBAGAI IKON KOTA DEPOK.


Mengapa catur dijadi Ikon ...?Pada kenyataanya memang banyak pecatur potensial tinggal di kota Depok.Begitu juga salah satu perguruan tinggi di Depok "GUNA DHARMA",banyak menampung pecatur-pecatur handal dari seluruh Indonesia.


Sayang sekali di Depok sendiri jarang sekali turnamen catur di adakan.Kalaupun ada sifatnya spontanitas berhubungan suatu acara seperti Hari besar,partai,atau klub yang mengadakan.Bandingkan kota jabodetabek lainnya (Bekasi,Tanggerang,Bogor), ada turnamen rutin tiap tahun.


Pada waktu itu kalau tak salah para ketua klub berjumlah 6 sepakat mengadakan "PAGUYUBAN CATUR DEPOK",tujuannya memajukan olah raga catur.Untuk mengasah kemampuan  tentunya harus sering bertanding.Sayang ide bagus itu seperti tidak berlanjut,buktinya paguyuban yang telah di bentuk tidak ada gaungnya.Pecatur Depok seringnya mengikuti turnamen yang di adakan di kota lainnya.


Untunglah setelah 2 tahun tidak ada kelanjutannya pada tahun 2019 para pecatur sepakat membuat DCC ( Depok Chess Cuminty).Pembentukan ini sebagai wadah untuk memajukan prestasi prcatur dengan rencana menggelar liga catur yang di ikuti klub-klub yang di kota Depok.


Pengalaman yang  lalu tidak terulang kembali DCC langsung bergerak cepat.Setelah pembentukan pengurus langkah pertama menggelar turnaman DCC yang pesertanya pecatur khusus ber KTP DEPOK.Untuk liga catur DCC seri  1 selain memainkan pertandingan beregu juga perorangan.


Dan  rencananya tanggal 9 dan 10 Maret 2019 DCC (Depok Chess Comunity) akan mennyelanggarakan turnamen  beregu dan perorangan.Semoga semangat para pecatur depok yang ingin memajukan olah raga catur bisa berkelanjutan.Dan Catur sebagai Ikon Kota Depok bisa terwujud.


Brosur turnamen Liga Catur DCC seri 1




Pengurus DCC perwakilan klub catur Depok


              Rapat DCC di Pion Baja

Senin, 25 Februari 2019

KAOS BARU SEMANGAT BARU Pion Baja Chess Club


Kaos seragam pertama Pion Baja


"Wuih keren! Kaos baru lagi ya...?" celetuk teman waktu ketemu di warung kopi sore itu.

"Ya...!Biar tambah semangat yang main catur...?".

Admin memang memakai kaos idisi terbaru tahun 2019 pion baja club yang mempunyai warna dasar hijau,lengan panjang hitam,logo club di tengah  ukuran cukup besar  mencolok.Sementara di bagian belakang ada tulisan Pion Baja Chess Club.


Kaos ini  memang lebih bagus di banding 2 kaos sebelumnya baik dari segi warna,bahan,maupun tampilannya.Kaos pertama yang berwarna oranye mengingatkan pendukung klub di ibukota.Makanya tak heran sering orang menghubungkan apalagi kalau di lihat dari jauh logo caturnya yang kecil kurang kelihatan.


Sementara kaos kedua yang berwarna hitam untuk seragam sebuah klub olahraga (catur),sepertinya kurang ngejengreng.Coba lihat klub sepak bola hampir semua menggunakan warna dasar cerah (merah,biru,kuning,putih)dengan berbagai macam kombinasi.


Kembali kaos baru Pion baja yang harganya 100 k + nyaman sekali di pakai dan tidak terasa panas di badan karena berbahan katun lembut.Dengan seragam baru mudah-mudahan bisa menjadikan klub semakin maju,solid,dan juga berprestasi.Pion Baja Chess Club sendiri  rencanananya bulan depan (maret 2019),akan merayakan ulang tahun ke 3 Neo Pion baja.

Sebuah  klub sebaiknya memang punya identitas seperti pakaian seragam sebagai kebanggaan maupun pembeda dari lainnya.Hebatnya selama ini pion baja sudah 3 kali membuat kaos seragam...(oranye,hitam dan paling baru warna hijau).Saat mengikuti  turnamen seragam kebanggaanya memberi kesan   sebagai klub profesional.


Padahal kalau tahu markas pion baja sangat sederhana,hanya sebuah warung kopi.Anggotanya sebagian juga orang biasa,tapi kalau untuk kemajuan klub sepertinya semua kompak.Memang satu dua ada donatur yang memberikan dana lebih,tapi apa artinya kalau tanpa dukungan anggota lainnya.


Foto seragam  Pion baja :



Kaos kedua Pion Baja



Warna hijau kaos seragam terbaru

Minggu, 10 Februari 2019

MBAH SUGENG...!

"Piye kabare mbah...?"

"Apik..."

"Ora melu Home Turnamen...!"

"Nanggung mengko bengi Jogo malam, nonton wae..."

Percakapan itu sering saya lontarkan melihat Mbah Sugeng Sesepuh Klub Catur Pion Baja Chess Club (PBCC) hanya berdiri menonton anggota lainnya bertanding.Mengapa di katakan sesepuh,karena boleh di bilang umurnya paling tua.Menurut pengakuannya  sudah masuk 70 tahun.Teman  satu klubnya boleh di kata sepantaran anak-anaknya.

Sebagai  pemain sudah malang melintang dari lapak ke lapak.Tapi sampai sekarang masih setia di Pion Baja.Bermain catur sudah biasa seharian tanpa kenal waktu,begitu kata teman jaman mudanya.Soal permainan  mungkin masuk katagori papan tengah,kecepatan berpikirnya menurun makanya  tidak mau ajak main di bawah 10 menitan.

Mbah Sugeng jam terbangnya di dunia percaturan tidak di ragukan lagi.Dulu sering nongkrong di terminal,main catur bukan sekedar menyalurkan hobi tapi mencari sedikit rejeki.Sering temannya  mencarikan lawan dengan isian.Kalau menang dia dapat bagian, kalahpun tidak rugi paling pulang tidak bawa apa-apa.

Tapi sekarang Mbah Sugeng hanya bermain tidak jauh dari rumahnya.Kecintaan main catur tidak bisa di pisahkan dalam kehidupannya.Selain sebagai hiburan,melatih otak supaya tidak cepat pikun,paling utama ngumpul bersama anggota klub.
P

Sayang sekali Mbah Sugeng tidak bisa ikut secara rutin program Klub "Home Turnamen",yang diadakan sebulan sekali.Alasannya pas ada HT berbenturan kerja sebagai penjaga malam.Dengan kemampuannya saya yakin masih bisa masuk 10 besar( serie A ).

Ternyata Mbah Sugeng berasal dari Jogja satu kota dengan saya.Merasa sekampung sering ngobrol tentang Jogja,mulai sepak bola,sekatenan,sampai perkembangan Malioboro.Selain catur hobi lainnya main gitar.Lagunya mulai barat,dangdut,campursari,pop.Kalau sudah main gitar gaya mudanya muncul lagi " Penuh semangat".Apalagi kalau ada kopi pahit plus rokok kretek...main gitarnya makin jreng...jreng... Enggih to mbah.....!!!.Ciri khasnya lainnya ia selalu naik sepeda kemana-mana.Selain irit katanya sambil olah raga biar sehat.

Dan sekarang saya sudah mudik pulang kembali ke Jogja,tidak bisa ketemu dan ngobrol  sama mbah Sugeng tiap hari lagi.Tapi siapa tahu ketemu lagi kalau kebetulan Mbah Sugeng  mudik ke Jogja,atau sebaliknya saya datang ke Depok.

Semoga sehat mbah dan tetap semangat.Banyak seumuran dia  malas keluar ngumpul anak muda,katanya merasa kurang pantas lebih baik momong cucu di rumah.Tapi mbah satu ini  masih berjiwa muda bahkan bekerja menjadi Penjaga Malam di sebuah Perumahan.

Senin, 04 Februari 2019

Catatan PION BAJA CHESS CLUB 2019

.
Tak terasa sekarang sudah masuk tahun 2019.Berarti  bertambah usia, begitu juga salah satu klub catur di Depok  PION BAJA CHESS CLUB (PBCC).Seperti juga manusia semakin tua seharusnya lebih matang,dewasa,dan lebih maju dari sebelumnya.Karena ini klub catur tentunya di harapkan tahun 2019 bertambah kemajuan dalam segala hal seperti :

  1.Prestasi

Prestasi di sini bukan hanya menjadi juara di turnamen.Bisa saja klub menjadi lebih profesional seperti keungan menjadi  sehat,Perlengkapan catur b ertambah,jumlah anggota,juga kegiatannya.Sukur kalau anggota klub ada yang berprestasi baik di level Depok,Jabodetabek maupun Jawabarat.

2.Program

Pada tahun sebelumnya ada program unggulan Pion Baja  menjadi daya tarik.Apa itu....?Home Turnamen.Saya yakin tidak banyak klub  mengadakan Home Turnamen reguler tiap bulan.Ya sebulan sekali Pion Baja mengadakan  pertandingan intern anggotanya. Biasanya di adakan malam minggu pertama atau di sesuaikan jadwal  kosong.

Dengan adanya Home Turnamen  bisa menjadi tolak ukur  kemajuan setelah berlatih tiap hari.Selain itu  ada  hadiah yang masuk ranking juara, menambang semangat bermain.Tapi bukan itu tujuannya  paling utama mental bertanding.Kalau sering di asah biarpun hanya pertandingan intern akan menambah pengalaman dan kemampuan.

Kita tahu hampir tiap bulan di Jabodetabek ada  Turnamen Catur.Bagi yang sering ikut tentunya harus punya modal kuat,baik fisik,emosi juga kecermatan berpikir.Home Turnamen setidaknya  bisa sebagai pemanasan sebelum  ikut turnamen sesungguhnya.Pada kenyataannya  anggota Pion Baja cukup di segani lawan-lawannya.

3.Persaudaraan.

Kita sering mendengar motto catur "GENS UNA SUMUS", mempunyai makna kita adalah satu saudara.Tentunya yang di maksud bukan karena hubungan darah,agama,suku,golongan,pandangan politik.Tapi catur meniadakan itu kita punya status sama tanpa membedakan apapun latar belakangnya.

Pengalaman klub catur Pion Baja  lebih 10 tahun berdiri masih tetap eksis,sedikit gesekan tentulah ada.Untuk  ukuran  kota Depok mungkin  terbaik dilihat jumlah anggota,kelengkapan dan program kegiatannya.Padahal Klub ini hanya bermarkas di sebuah warung sederhana di deretan pasar Depok Timur.

Persaudaraan ini bukan arti sempit,bukan hanya kompak dalam masalah percaturan saja.Begitu juga menyangkut kehidupan sosial seperti menengok ada yang sakit,menyumbang, mengunjungi  anggota punya acara.Untuk itulah malu rasanya ada  anggota tidak disiplin membayar kewajib IURAN BULANAN,toh nantinya akan kembali buat kepentingan bersama.

Dan kemaren Minggu 3 Febuari 2019 Home Turnamen perdana di mulai.Menariknya ada sahabat kita tercinta berjanji memberi tambahan hadiah tiap di adakan Home Turnamen.Selain mendali (emas,perak,perunggu.....?),juga voucer belanja di warung sebesar 50-30-20 buat juara 1-2 dan 3.Voucer tidak bisa di uangkan  tujuan penjaga warung dagangannya ikut laris.Tentunya kita tidak mau klub caturnya maju,sementara pengelola  warung tidak ikutan kecipratan rejeki....!

Dan  kabar menarik lainnya  Pion Baja tidak bisa di anggap   enteng,anggotanya ada mencalonkan diri caleg di Depok untuk DPRD.Sebagai sesama keluarga yo kita beri dorongan moril dan doa.Nantinya kalau menjadi anggota dewan, Catur yang terpinggirkan bisa di perjuangkan lebih maju tidak kalah cabang olah raga favorit lainnya.Setidaknya pernah punya pengalaman  kalau ingin mengadakan turnamen Catur susahnya mencari sponsor.

Dan belum lama saya ngobrol di sebuah  warung kopi di pinggiran kota.Kebetulan 2 orang sedang asik main catur.Dari obrolan  baru tahu klub kebanggan kita ada juga gaungnya. Sebenarnya tidak sengaja salah satu menanyakan tempat tinggal begitu tahu dari Depok-Bogor, katanya  pernah baca di Internet.

Kebetulan mendengar saya sering nongkrong,kenal pemainnya pingin  juga membuat klub catur seperti Pion Baja. Dan kalau itu bisa terwujud sebagai bagian klub ikut berbesar hati setidaknya bisa buat inspirasi warung kopi di kota lainnya.



Gens Una Sumus. 



David juara Home Turnamen 1 PBCC 2019

Rabu, 02 Januari 2019

MALAM TAHUN BARUAN PION BAJA ADAKAN NGEROND DAN BAKAR IKAN

Malam tahun baru identik dengan perayaan,hiburan,makan bersama,kembang api,terompet acara meriah.Tapi diadakan sederhana tanpa pemborosan juga bisa.Paling utama adanya rasa kebersamaan dan intropeksi diri agar tahun depan bisa melangkah lebih maju.

Seperti yang diadakan Pion Baja Chess Club ( PBCC ), dalam menyambut  pergantian tahun  2018 menuju 2019 kali ini.Untuk meriahkan  mengadakan acara Ngerond,makan bersama,juga Bakar ikan.Untuk makan salah satu anggota menyumbang paket nasi uduk komplit.Sementara  anggota klub yang sedang mengerjakan proyek di pulau seribu sanggup membawakan ikan buat acara bakaran dengan membawa ikan,cumi dan udang.

Kita tahu belum lama ini saudara di Selat Sunda dan Lampung sedang kena musibah Tsunami.Bukan saja menelan korban jiwa juga harta benda.Dalam kondisi prihatin rasanya tidak elok mengadakan pesta di tengah saudara lain lagi kesusahan.Apalagi dalam catur ada motto "GENS UNA SUMUS", kita adalah satu keluarga.Apa salahnya uang buat hura-hura di sumbangkan untuk meringankan beban mereka

Untuk mengadakan ngerond tahun baruan hadiah selain dari pendaftaran juga partisipasi para anggota klub.Jumlahnya tidak di tentukan yang penting kerelaan karena untuk kepentingan bersama.Merayakan tahun baru sambil ngerond bukan yang pertama kali bagi Pion Baja Chess Club.Selain ngumpul bareng bagi yang tidak punya acara tujuan utama lebih mempererat tali persaudaraan sesama anggota klub.

Untuk malam ini acara ngerond tidak saja diikuti anggota klub tapi teman-teman pecatur yang sering nongkrong di markas pion baja jadi sifatnya terbuka.Tidak seperti biasanya menggunakan sistim swiss 5 babak tapi pertandingan menggunakan sistim gugur.Jumlah peserta yang ikut ada 26 orang memperebutkan 8 peserta yang dapat hadiah.


Juara 1-2-3 ngerond tahun baruan PBCC


.

   Tahun baruan Pion Baja Chess Club


Main catur sambut tahun baru

Akhirnya setelah pertandingan berakhir  yang menjadi juara 1.Yono. 2.Parlin. 3.Deni.Acara dilanjutkan pembagian hadiah dan makan ikan bakar ramai-ramai.Sebagian anggota klub tidak langsung pulang melanjutkan ngerond sambil menunggu hujan reda.


Sibuk bakar ikan,cumi dan udang


Ikan laut sumbangan anggota klub


            Ikan bakar siap di santap

  

 Biarpun sederhana acara cukup meriah.


Senin, 17 Desember 2018

Pion Baja Chess Club (PBCC)-DEPOK


Klub Catur di Kota depok yang beralamat di jln Proklamasi Ujung Depok Timur.Dengan anggota sekitar 50 orang tiap harinya selalu meramaikan Warung Kopi merangkap markas klub .Ada main catur,ngobrol,sekedar ngopi sambil nonton temannya.Selain ngeround ada program bulanan Home Turnamen ( HT),dan partai grand finalnya  biasanya di mainkan di luar sekaliyan rekreasi. Untuk tahun 2018 baru saja di langsungkan di Subang pada tgl 8-9 Desember 2018 .Selain uang hadiah lebih besar ada piala Pion Baja untuk juara 1-2 dan 3.

Gens Una Sumus.

Selasa, 11 Desember 2018

Arti Sebuah Kekeluargaan "GENS UNA SUMUS" Bagi Pak Dina

Arti Sebuah Kekeluargaan "Gens Una Sumus "Bagi Pak Dina.







Catur mempunyai slogan "Gens Una Sumus ",kita adalah satu keluarga.Kata-kata yang sebenarnya sangat membumi bagi masyarakat Indonesia.Biarpun nilai itu mulai terkikis di perkotaan tapi masih banyak orang mempertahan nilai postif terkandung di dalamnya.

Kita ambil contoh musibah sering terjadi di tanah air,bagaimana reaksi spontan masyarakat mencoba menolong saudara kita nun jauh disana.Baik berupa tenaga maupun materi untuk memperingan beban penderitaan saudara(keluarga) setanah air. Kita tak bertanya dulu identitas mereka apa...agama,suku,ras,golongan,maupun arah politik yang di anutnya.

Tapi marilah kita kembali ke catur permainan yang mengandalkan strategi,berpikir dan stamina prima.Biarpun Catur di sebagian orang masih di anggap olah raga minor,tapi di dalamnya mengandung filosofi tentang kehudupan.

Ibaratnya sebuah negara ada pemimpin (raja), dibawahnya ada Menteri,Gajah,kuda,benteng,pion mereka harus kerjasama  mempertahankan wilayah dari serangan musuh.Tanpa kekompakan dalam keluarga (negara),mustahil bisa berdiri dengam kokoh.Kalau ada serangan lawan mudah sekali diruntuhkan.

Begitu juga bagi pak Dina salah satu pecatur anggota klub Pion Baja Chess Club (PBCC).Biarpun sering adanya perbedaan di klub rasa kekeluargaan tetap nomor satu.Senang maupun susah tetap dirasakan bersama tanpa terkecuali.Maka biarpun  Club sering mengalami berbagai cobaan  syukurlah karena adanya rasa kekompakan sampai sekarang masih tetap eksis.

Anggota boleh keluar atau masuk,ketua boleh berganti,markas boleh pindah tapi klub Pion Baja Chess Club masih ada.Coba lihat klub lain yang masih sekota banyak yang tinggal nama.Kalaupun masih ada hanya formalitas tak nampak kegiatan sehari harinya.Mereka umumnya berdiri hanya mengandal seseorang begitu di tinggalkan sudah tentu kolap.

Beruntung Pion Baja Chess Club tidak seperti itu.Lapak kecil  warung kopi sekaligus markas klub  ramai tiap harinya.Tiap bulan di minggu pertama selalu ada pertandingan home turnamen.Tentunya bukan sekedar latihan saja tiap ada pertandingan sekitar Jabodetabek aktif mengirim wakilnya.Memang belum memberikan hasil membanggakan tapi ikut meramaikan olah raga catur sudah cukuplah.

Dan tanggal 8-9 desember 2018 setelah grand final home turnanen tour subang ada kejadian yang kurang mengenakan.Rencana pergi ke tempat wisata di hari ke 2 gagal karena mobil di pakai pak dina mengalami kerusakan.Dan  Ia merasa terharu atas sikap dan kekompakan anggota lainnya.Mereka tanpa diminta rela  menunggu sampai perbaikan mobil selesai. Salah satu diantaranya bahkan  bilang berangkat bersama begitu juga pulang harus bersama pula.

Hari itu merasakan arti kekeluargaan sesungguhnya di club pion baja.Dan secara spontan ia menuliskan pengalamannya di grup WA klub.


Pak Dina berdiri terharu persaudaraan anggota club PBCC.




"Gens Una Sumus",rasa kekeluargaan di Pion Baja harus di pertahan seperti peristiwa diatas.Saat pertandingan catur lawan kita adalah musuh sebenarnya di atas papan,buah dan jam catur tentunya dengan cara fair play.



Minggu, 09 Desember 2018

PARLIN REBUT JUARA 1 GRAND FINAL SERIES HOME TURNAMEN PION BAJA CHESS CLUB 2018




Sudah cukup lama  Pion Baja Baja Chess Club ( PBCC ), tidak main di luar( Tour) sekaliyan rekreasi.Tapi untunglah salah satu anggota PBCC yang kebetulan tinggalnya di luar Jabodetabek mengundang untuk partai grandfinal Home Turnamen di mainkan di rumahnya (Subang).Selain mengadakan pertandingan penentuan juara sesungguhnya  rencananya  jalan-jalan ke tempat wisata yang ada di sekitarnya.

Tour Subang pada tanggal 7-9-Desember 2018  tidak saja  peserta Grand Final   tapi semua anggota maupun simpatisan tanpa terkecuali boleh ikut.Cukup membayar 50 rb uang administrasi buat Transpotasi per orang.Sementara Konsumsi,menginap sudah di sediakan panitia.Untuk lebih tertib siapa yang ikut Tour Subang harus registrasi seminggu sebelum hari H.Maksudnya  memudahkan berapa jumlah kendaraan nanti yang akan dipakai.

Untuk waktu pemberangkatannya ngumpul di markas Pion Baja Chess Club di Jalan Proklamasi Ujung Depok Timur.Supaya kelihatan Kompak di sarankan  peserta  memakai seragam "Kaos klub warna hitam".Sementara untuk jalan-jalan di tempat wisata subang memakai satunya lagi.

Sampai hari H pemberangkatan jumlah  yang ikut tour Subang sekitar 25 orang.Cukup banyak karena lebih separo dari anggota pion baja  aktif.Untuk yang lolos grand final hampir semua ikut.Ditambah peserta wild card jumlah  peserta Turnamen ada 12 0rang.Selain hadiah  lebih besar dari biasanya(ada donotur dari anggota ),di partai puncak untuk juara 1-2-3 akan mendapat tropy piala sebagai kenang kenangan.

Karena ini pertandingan grand final apalagi hadiah yang diperebutkan lumayan besar jumlah partai yang dimainkan bukan seperti biasanya 5 babak tapi 11 babak 15 menitan( round - robin),jadi setiap peserta saling ketemu.Seperti di ketahui total hadiah sekitar 2.8 yang masuk 10 besar.

Untuk perincian hadiah yang diperebutka sebagai berikut :

  1.Peringkat 1 uang 800 rb + piala

  2.Peringkat 2 uang 600 rb + piala

  3.Peringkat 3 uang 400 rb + piala

  4.Peringkat  4 uang 250 rb

  5.Peringkat  5 uang 200 rb

  6.Peringkat  6 uang 150 rb

Untuk Peringkat 7 sampai 10 @ 100 rb.



Piala bagi juara 1-2-3 HomeTurnamen series 2018.


   Foto bersama sebelum pertandingan.

Waktu pertandingan di mulai sore hari di selingi istirahat,sholat dan makan malam.Lumayan lama waktu yang dipakai,11 babak baru selesai  sekitar jam 12 malam.Cukup  melelahkan dan menguras pikiran bagi peserta.Tapi sebanding dengan jumlah hadiah yang di perebutkan untuk sebuah pertandingan Home Tournament.

Bagi anggota  tidak masuk grand final seri B ada pertandingan sendiri (ngeround ), panitiya menyediakan hadiah untuk diperubutkan lumayan besar 500.000;.Biar semua ikut bertanding karena jauh-jauh  ke Subang kasihan kalau hanya jadi penonton saja.Untuk serie B sendiri lebih dulu selesainya urutan juaranya sebagai berikut : 

  1.Royadi

  2.Dipong

  3.Hendri JK

  4.Ramses.


Untuk grand final home turnamen series akhirnya Parlin keluar sebagai juara pertama dan berhak mendapat hadiah uang sebesar 800.000 rb plus tropy piala.Juara 2 Agus Rajab mendapat piala uang 600.000,sedangkan Deni pada posisi 3 selain piala juga uang hadiah 400.000.Untuk hasil rengkingnya sebagai berikut :

  1.PARLIN MANURUNG

  2.AGUS RAJAB

  3.DENI PRIANTO

  4.DINA IMRANSYAH

  5.DAVIDH GP

  6.ASLIATAMA

  7.YUNDI DWIGUNA

  8.FARHAN

  9.AULI ALKANA

10.TAVIF YANI

11.SUHANTO

12.LILI SUJANA


     Parlin juara 1 home turnamen 2018


     Agus juara 2 home turnament 2018


    Deny juara 3 home turnamen 2018

Untuk tahun depan (2019),semoga home turnament series bisa kembali di adakan.Dengan hadiah lebih besar syukur untuk partai grand finalnya diadakan di luar juga sekaliyan wisata bersama.Untuk itu harus ada tanggung jawab bersama seperti rutin membayar uang bulanan.Kalau ini berjalan lancar setidaknya ada uang kas  masuk bisa di gunakan seperti.

   1.Membeli peralatan catur (buah,jam,papan).

  2.Hadiah buat mengadakan home turnament bulanan

  3.Pendaftaran /transpotasi mengikuti turnamen

  4.Di akhir tahun mengadakan grand final kembali seperti sekarang ini.


   Opung(berdiri),mantan ketua PBCC 


     

    Peserta seri B ikut lagi bertanding


    Peserta  Grand final home turnamen


 Tetap serius biarpun lawan sesama klub

   Adu strategi buat ngalahkan lawan.


Gens Una Sumus,semoga Pion Baja Chess Club semakin maju....(hidup pion baja....3 X..).